Kenapa Fitur Auto Brake Hold Tidak Aktif? Ini Alasannya
Fitur auto brake hold merupakan fitur modern pada mobil yang membantu Anda untuk menahan kendaraan agar tetap berhenti tanpa terus menginjak pedal rem.
Namun dalam beberapa kondisi, fitur auto brake hold terkadang tidak aktif atau tiba-tiba berhenti bekerja. Hal ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasinya.
Fungsi Fitur Auto Brake Hold
Sebelum mengetahui penyebab fitur auto brake hold bermasalah, mari memahami fungsinya terlebih dahulu.
Sedikit dijelaskan pada paragraf pembuka bahwa fungsi dari fitur auto brake hold adalah membantu Anda saat harus berhenti sementara tanpa menginjak pedal rem terlalu lama.
Situasi yang tepat untuk menggunakan fitur ini adalah saat macet, lampu merah, atau berhenti sejenak di bahu jalan.
Namun Anda perlu perhatikan bahwa, fitur auto brake hold sebaiknya tidak digunakan atau tidak diaktifkan ketika mobil berhenti di jalanan menurun atau menanjak yang berkontur curam.
Penyebab Fitur Auto Brake Hold Tidak Aktif
Agar Anda bisa segera mengambil tindakan, berikut beberapa penyebab dari tidak aktifnya fitur auto brake hold:
-
Sabuk Pengaman Tidak Anda Gunakan
Pada banyak mobil modern, fitur auto brake hold hanya akan bekerja jika Anda sebagai pengemudi menggunakan seatbelt.
Hal ini dilakukan demi alasan keselamatan karena sistem menganggap kendaraan siap digunakan secara normal. Gejalanya indikator brake hold tidak menyala dan fitur tidak bisa diaktifkan.
-
Pintu Mobil Belum Tertutup Secara Sempurna
Beberapa kendaraan akan menonaktifkan fitur auto brake hold jika pintu pengemudi terbuka, bagasi belum tertutup rapat, dan kap mesin terbuka.
Sistem membaca kondisi tersebut sebagai situasi yang tidak aman untuk mengaktifkan fitur.
-
Sistem Belum Diaktifkan Secara Manual
Pada sebagian model mobil, fitur auto brake hold tidak aktif secara otomatis setiap mesin Anda nyalakan.
Anda perlu menekan tombol “brake hold” terlebih dahulu sebelum digunakan. Jika tombol belum ditekan maka fitur tidak akan bekerja dan mobil tetap harus ditahan pedal rem seperti biasanya.
-
Aki yang Lemah atau Tegangan Tidak Stabil
Fitur auto brake hold bergantung pada sistem elektronik kendaraan. Jika aki sudah mulai lemah, maka beberapa fitur elektronik bisa mengalami gangguan.
Gejalanya adalah indikator berkedip, fitur kadang aktif kadang tidak, dan muncul warning di dashboard.
-
Gangguan pada Sistem ABS atau Sensor
Karena fitur brake hold terhubung dengan sistem pengereman elektronik, maka masalah pada ABS, sensor roda, dan modul rem elektronik bisa menyebabkan fitur otomatis dinonaktifkan demi keamanan.
Biasanya disertai dengan lampu ABS yang menyala, muncul notifikasi sistem rem, dan brake hold tidak dapat digunakan.
-
Mesin Belum Menyala Secara Sempurna
Pada beberapa mobil, fitur auto brake hold hanya aktif saat mesin sudah hidup penuh, transmisi berada di posisi D, pintu tertutup, dan seatbelt terpasang. Jika salah satu syarat belum terpenuhi, maka fitur belum bisa bekerja.
-
Suhu atau Kondisi Sistem yang Terlalu Panas
Saat kondisi pengereman bekerja secara berat dalam waktu yang lama, beberapa sistem dapat membatasi fitur auto brake hold sementara untuk menjaga keamanan komponen.
Fitur auto brake hold merupakan fitur kenyamanan yang membantu menahan mobil tetap diam tanpa harus terus menginjak pedal rem.
Namun fitur ini bisa tidak aktif karena berbagai faktor. Memahami cara kerja dan syarat aktivasinya bisa membantu Anda untuk menggunakan fitur ini dengan lebih aman dan optimal.
Dapatkan berbagai tips penggunaan fitur canggih mobil lainnya hanya di http://kalteng.mitrasuzuki.com/.