Apa Perbedaan Fitur ISOFIX dan Seatbelt Biasa untuk Anak?
Berkendara dengan anak perlu persiapan khusus. Salah satunya dengan penggunaan fitur ISOFIX. Fitur tersebut membantu anak untuk duduk dengan aman.
Sehingga keselamatannya pun terjaga. Lalu apa itu fitur ISOFIX dan apa perbedaannya dengan seatbelt biasa? Berikut informasinya untuk Anda.
Mengenal Fitur ISOFIX
International Standard Organizations FIX atau ISOFIX merupakan fitur keselamatan yang diterapkan pada kendaraan.
Khususnya bagi anak-anak dan balita. Fitur ISOFIX sendiri berupa dua besi pengait yang ada di lipatan jok kursi penumpang pada barisan kedua. Fungsinya sebagai pengait area bawah car seat dengan jok mobil.
Adanya fitur ISOFIX memungkinkan pengaitan tanpa menggunakan sabuk pengaman.
Penggunaan ISOFIX dalam pemasangan child car dinilai lebih aman dan stabil jika dibandingkan dengan sabuk pengaman. Namun memang untuk penggunaan seatbelt lebih fleksibel.
Perbedaan Fitur ISOFIX dan Seatbelt Biasa
Berikut beberapa perbedaan yang perlu Anda perhatikan terkait fitur ISOFIX dan seatbelt biasa:
-
Koneksi dengan Car Seat dan Sasis Mobil
Untuk penggunaan seatbelt, umumnya masih terdapat ruang gerak atau goyang. Sementara penggunaan fitur ISOFIX akan menciptakan koneksi yang rigid atau kaku antara sasis mobil dengan car seat.
Ketika terjadi benturan pada mobil, maka car seat bisa bergerak bersamaan dengan mobil Anda. Bukan bergerak secara terpisah. Dengan demikian gaya yang diterima tubuh anak bisa dikurangi dan menjaga mereka tetap aman di posisinya.
-
Cara Penggunaannya
Untuk penggunaan fitur ISOFIX Anda harus:
-
Memilih jenis car seat yang tepat sesuai kebutuhan anak. Kebutuhan dilihat dari usia dan berat badan anak.
-
Memasang car seat di belakang kursi bagian depan
-
Pastikan Anda mendengar bunyi klik saat menghubungkan car seat dengan fitur ISOFIX
-
Pastikan sabuk pengaman sudah terpasang dengan tepat, jangan terlalu longgar atau kencang
-
Perhatikan kemiringan dari car seat dan sabuk. Untuk bayi, 45 derajat. Sedangkan balita 35 derajat.
Sementara itu penggunaan seat belt dengan car seat biasanya harus dililit dan dikunci secara manual.
-
Tingkat Kesalahan dalam Pemasangan
Kesalahan pemasangan dengan seatbelt sangat tinggi. Mencapai 70-80%. Kesalahan tersebut bisa meliputi seatbelt yang terlalu kendor, kesalahan jalur seperti salah masuk lubang atau terpelintir, serta lupa melakukan penguncian mekanisme seatbelt.
Sementara itu dengan penggunaan fitur ISOFIX, kesalahan tersebut bisa dikurangi. Ini karena pemasangan dengan fitur ISOFIX hanya perlu mendorong konektor sampai terdengar bunyi klik.
Bahkan untuk ISOFIX modern sudah dilengkapi dengan indikator visual sebagai konfirmasi apakah kunci sudah terkunci atau belum. Biasanya dari warna merah berubah ke hijau.
-
Perbedaan dalam Cepat Tidaknya Pelepasan dan Pemasangan
Apabila Anda sering melakukan pemindahan car seat, maka fitur ISOFIX cocok karena lebih hemat waktu.
Proses pemasangan dengan seatbelt harus dilakukan dengan lilitan sehingga butuh waktu dan bisa merepotkan. Sementara pemasangan dengan fitur ISOFIX lebih mudah dan selesai hanya dalam waktu singkat.
Alasan Pentingnya Penggunaan Car Seat
Car seat sangat membantu Anda selama berkendara dengan anak karena:
-
Bisa melindungi anak saat terjadi benturan
-
Memberikan dukungan lebih terhadap leher dan tubuh anak
-
Memberikan anak kenyamanan dengan ekstra karena bantalan empuk dan desain ergonomisnya
-
mengurangi terjadinya cedera dan kematian
-
Melindungi postur tubuh bayi
Baik fitur ISOFIX maupun seatbelt biasa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis mobil Anda.
Jangan lupa, sebelum memasang car seat, pastikan Anda memilih jenis yang tepat berdasarkan usia dan berat anak Anda. Ingin mendapatkan informasi mengenai fitur mobil lainnya? Anda dapat mengunjungi laman berikut http://kalteng.mitrasuzuki.com/.